Dalam kegiatan investasi dan perdagangan mata uang kripto kita harus menggunakan dompet atau wallet sebagai alat untuk melihat balance/saldo, menerima, dan mengirim aset-aset kripto milik kita (misalnya: koin, token, NFT).

Dari segi keamanannya dompet kripto ini dibedakan menjadi 2 jenis yaitu hot wallet yang praktis dan mudah digunakan, tetapi dengan risiko keamanan yang lebih tinggi, dan cold wallet yang cenderung lebih susah digunakan tetapi jauh lebih aman, biasanya dalam bentuk hardware wallet.

  1. Hot Wallet

Seperti namanya, hot wallet yang berbentuk software adalah wallet yang harus di-install di perangkat handphone atau di komputer atau berada di domain milik pihak ketiga (misalnya: exchange/bursa) dan digunakan saat pemilik wallet ingin mengetahui jumlah saldo atau melakukan transaksi aset dengan cepat (hot).

Ada 2 macam hot wallet, yang pertama adalah wallet yang dititipkan di pihak ketiga. Di model ini seluruh aset yang dimiliki dititipkan (in custody of) ke pihak ketiga, karena itu disebut dengan istilah custodial wallet. Karena dititipkan, untuk melakukan apapun dengan asetnya, pemilik aset harus menggunakan jasa pihak ketiga. Wallet ini biasanya disediakan oleh bursa tempat jual beli kripto (exchange). Yang kedua adalah wallet berupa aplikasi tersendiri. Aset tidak dititipkan kepada pihak lain, karena itu dinamakan non-custodial wallet.

Untuk jenis custodial wallet, pihak ketiga yang menyediakan wallet akan meminta para pengguna untuk membuat password agar dapat mengakses wallet yang dititipkan tersebut, dan apabila kita lupa dengan password tersebut maka pemulihan password bisa dilakukan.

Namun karena ada sifat sentralisasi ini, pihak ketiga ini juga memiliki kemampuan untuk menghentikan seluruh aktivitas wallet dan membekukan aset pada semua wallet milik nasabah yang dititipkan pada mereka. Ada risiko bahwa pemilik aset tidak bisa lagi mengakses dan menggunakan semua aset miliknya yang ada di dalam wallet tersebut.

Sedangkan non-custodial wallet adalah wallet yang dikuasai sepenuhnya oleh pemilik wallet. Sebagai ganti password, pemilik wallet wajib menyimpan dengan aman private key yang sering diwakili oleh seed-phrase/secret phase yang bisa terdiri dari 12,15, 18, atau 24 kata, tergantung pada wallet yang dipakai. Seed phrase ini berlaku sebagai sandi yang sama sekali tidak dapat dipulihkan apabila catatan seed-phrase tersebut hilang.


2. Cold Wallet

Cold wallet juga merupakan jenis non-custodial wallet. Ini adalah jenis wallet dengan hardware yang setiap kali ingin digunakan harus dikoneksikan ke perangkat handphone, laptop, ataupun desktop dimana wallet di-install.

Cold wallet yang tersedia di pasaran dalam beberapa merek ini adalah jenis wallet kripto yang relatif paling aman dari serangan hack karena tidak terkoneksi langsung dengan internet namun juga lebih mahal dan agak sedikit repot apabila kita sering melakukan transaksi kripto.  


WALLET DI CARDANO

Cardano adalah blockchain dengan teknologi yang memadukan kelebihan dari blockchain pendahulunya dengan menggunakan model transaksi EUTXO (Extended Unspent Transaction Output).

Dengan teknologi EUTXO maka wallet Cardano bisa digunakan untuk menerima, menyimpan, dan juga mengirimkan secara sekaligus semua atau beberapa jenis native asset Cardano seperti ADA, NFT dan token-token Cardano lainnya hanya dalam 1 transaksi saja.

Model transaksi EUTXO ini menjadikan Cardano sebagai blockchain desentralisasi yang paling canggih yang sangat efisien dalam melakukan kegiatan transaksi kripto.

Dan bukan hanya itu saja, semua wallet non custodial yang digunakan di blockchain Cardano juga memiliki kemampuan untuk melakukan staking ADA tanpa dikunci sama sekali oleh pihak Stake Pool Operator (SPO), tidak ada batasan durasi lamanya staking seperti yang biasa terdapat pada blockchain-blockchain lain, serta dapat langsung menerima compound reward atas ADA yang di-stake tersebut setiap 5 hari sekali (1 epoch).

Terdapat 2 jenis non-custodial wallet di ekosistem Cardano yaitu full-node wallet yang punya fitur lengkap tapi membutuhkan syarat spesifikasi cukup tinggi sehingga tidak bisa di-install di mobile devices, dan light wallet yang  ditujukan untuk kepraktisan pengguna yang fokus pada transaksi saja. Light wallet biasanya banyak digunakan baik di mobile phone maupun di desktop.

Yoroi Wallet

Yoroi yang bermakna armour atau baju zirah pelindung pertempuran yang digunakan para Samurai Jepang jaman dahulu, kini adalah nama sebuah light wallet yang digunakan untuk blockchain Cardano yang diluncurkan oleh EMURGO – commercial arm resmi dan salah satu entitas pendiri blockchain Cardano – sejak tahun 2017. Selain Cardano ADA, Yoroi juga merupakan light wallet untuk blockchain Ergo.

Yoroi Wallet versi 4.13 untuk mobile dan desktop dalam bentuk Google Chrome-based Browser Extension baru saja dirilis. Yoroi Wallet versi 4.13 yang di-install sebagai extension pada browser berbasis Google Chrome Desktop telah mendukung CIP 30 (Cardano Improvement Proposal 30).

CIP 30 adalah sebuah sarana dan prosedur pengembangan teknologi di ekosistem Cardano yang transparan dan melibatkan partisipasi komunitas Cardano sebagai suatu komunitas yang mengedepankan nilai desentralisasi dan sudah dilakukan sejak tahun 2020.

Dengan sudah terintegrasinya CIP 30 pada Yoroi Wallet versi desktop ini, kegiatan di dalam dApps NFT dan DeFi bisa dilakukan dengan lebih efisien. Seperti minting dan jual beli NFT, hingga men-swap token-token Cardano dan berpartisipasi dalam liquidity pool, farming liquidity pool token dan meng-harvest farming reward. Secara bersamaan, pengguna juga tetap bisa melakukan staking seperti biasa.

Sebagai non-custodial wallet, Yoroi Wallet versi desktop juga sudah bisa dikoneksikan dengan cold wallet atau hardware wallet seperti Ledger sehingga dari segi keamanan bisa lebih ditingkatkan.

Ingin mempelajari teknologi dibalik kripto, blockchain?

EMURGO Indonesia memiliki program pembelajaran blockchain bagi yang memiliki background IT maupun tidak. Sebagai salah satu entitas pendiri Cardano, kami menawarkan program yang dibuat khusus untuk mendorong pemahaman mendasar dan aplikasi praktis teknologi blockchain terutama blockchain Cardano.

Semua kursus diajarkan oleh instruktur profesional dengan pengalaman blockchain yang sebenarnya.

EMURGO Indonesia menawarkan dua kursus berbeda kepada siswa yang tertarik untuk menjadi developer Cardano, entrepreneur, analis/konsultan bisnis blockchain, dan banyak lagi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang masing-masing kursus, kunjungi www.emurgo.id!



Download Yoroi Wallet:

● Mobile iOS: iOS App

● Mobile Android: Android App

● Desktop Google Chrome: Google Chrome Extension

● Desktop Mozilla Firefox: Mozilla Firefox Extension

● Desktop Microsoft Edge: Microsoft Edge Extension

Official Channels:

● Yoroi Twitter: @YoroiWallet

● Yoroi Homepage: https://yoroi-wallet.com/

● Yoroi Support: https://yoroi-wallet.com/#/support

Cara mengkoneksikan Yoroi Wallet dengan cold wallet, klik disini.